Cinta Sejati

Ku bangun istana cinta diatas setiaku
Ku lindungi dindingnya dengan percayaku
Ku hiasi semuanya dengan keihklasanku
Ku rawat keteguhanya dengan ketulusanku

Dan ku ciptakan kedamaian dengan kasih sayangku
Andai takdir tak merenggutmu
Andai ku bisa menjaga keabadian hidupmu
Aku bukan Tuhan Yang Maha Mampu
Mengendalikan semua apa yang ku mau
Aku juga bukan malaikat penjagamu
Yang slu menemanimu sepanjang waktu
Ku hanya kasih dalam hatimu
Cinta dalam hidupmu
Rindu dalam nafasmu
Yang kan tetap hidup dalam sanubarimu

By: Adelia Lintang Kirana

Cinta Tanpa Kata-Kata

Hidup adalah warna warni
Jika datang Cinta slalu
menuntut pengorbanan
sejak manusia pertama

Aku....
adalah pencinta biasa
Yang dengan hati mencintaimu
Mencinta dengan caraku
Cinta yang mengharapkan setia

Cinta tanpa kata-kata
Cinta seperti embun dan pagi
Cinta seperti bulan dan bintang
Cinta seperti api dan bara

Cinta seperti Angin untuk bidadai
Kamu telah ku pilih untuk cintaku
Bukan cinta untuk yang pergi meninggalkan
Bukan cinta untuk saling berdusta

Tapi Cinta untuk meraih bahagia
Ku nikmati semua waktu yang ada
Walau hanya dalam duniaku saja
Walau hanya bisa merindukanmu

Nurani ku menyimpan rasa hebat untukmu
Serta ku berharap dapat hidup bersamamu untuk selamanya
Setelah dan sesudahnya kau pergi
Aku mencintaimu dalam kata-kata

Kita

Kita bertemu saat sama-sama berlari
Berlari menuju impian
Berlari dari semua kesalahan
Berlari tanpa tujuan

Kita saling memperlambat langkah
Mengenal satu sama lain dalam kasih dan amarah
Kita memutuskan untuk saling mendukung
Tanpa ada satu dari kita yang terkungkung

Kita pun mencoba untuk mencinta
Walau terkadang tak setia
Kamu akan selalu berjalan disampingku
Menggandengku saat jalanku terjal

Untukmu

Kutatap bayangmu dalam lamunanku,
Rasanya usai ku berlalu,
Mengubur rasa yang tersisa,
Adalah ketidakberdayaan,

Memeluk rindu adalah pilu,
Mengais kasih adalah sunyi,
Pada tebing tinggi,
Jiwa di keabadian,

Usai sudah langkahku,

Mungkin

Andai kertas itu tak tertulis untaian hatimu
Mungkin tak ada andai-andai di hati
Andai symphoni pandanganmu tidak tertangkap telinga hatiku
Mungkin tak akan pernah ada rasa ingin berjumpa denganmu

Mungkin kamu
Mungkin aku.

Mungkinkah ada
Mungkinkah boleh
Mungkinkah hilang semua

Rasa bahagia mengenalmu
Lalu rasa yang tiba-tiba ada karenamu
Semuanya tentang waktu

Kini selamat jalan selamat tinggal
Biarkan aku mencintaimu seperti ini
Cerita Kita. Diberdayakan oleh Blogger.