Disekelip cemasku yang mendalam
Terselip kerinduan yang terpendam
Saat gelisahku kian menggusar
Cemburu dihatiku kian terbakar
Cemas akan keadaanmu
Rindu akan kehadiranmu
Gelisah menanti kabar darimu
Cemburuku kian tak menentu
Duhai kau insan tersayang
Jauh pergimu ketanah sebrang
Menyisakan bayang dalam bingkai kenangan
Akankah kau segera pulang?
Cemasku membias curiga
Cemburuku kian membara
Sedang rindu mengharap semua itu hanya prasangka
Wahai insan tercinta
Apakah kau rasa yang kini kurasa hampa.
Diposkan oleh
Uun Nurdiyanto
dia membuatmu jatuh cinta
dan setelah leleh hatimu
dalam harapan indah bersamanya,
dengan santai dia mengabaikanmu
bak boneka perca yang usang dan lusuh.
Memang tak terperikan
pedihnya pengabaian oleh orang
yang kau cintai,
tapi bukankah ini sebuah berkah
bahwa dibukakan keasliannya
yang keji sekarang,
dan tidak nanti
saat engkau tak mungkin selamat
dari pengkhianatannya?
Sesungguhnya
engkau sedang disendirikan
agar engkau meluhurkan pekertimu
bagi cinta yang baru.
dan setelah leleh hatimu
dalam harapan indah bersamanya,
dengan santai dia mengabaikanmu
bak boneka perca yang usang dan lusuh.
Memang tak terperikan
pedihnya pengabaian oleh orang
yang kau cintai,
tapi bukankah ini sebuah berkah
bahwa dibukakan keasliannya
yang keji sekarang,
dan tidak nanti
saat engkau tak mungkin selamat
dari pengkhianatannya?
Sesungguhnya
engkau sedang disendirikan
agar engkau meluhurkan pekertimu
bagi cinta yang baru.
Diposkan oleh
Uun Nurdiyanto
Jika BerSamamu Aku Mendapatkan kebahagiaan
Lalu Untuk Apalah Aku Mencari Yang Lain
Satu Saja Cukup Untuk Ku Jalani
Kamu Saja Sudah Cukup Untuk Menerangi Hidupku
Jika Dengan Menghianatimu Aku Merasakan kesenangan
Pasti Akan ku Ingkari Itu
Tak kan Tega ku Lakukakn Itu Padamu
Tak kan Mungkin ku Ingkari Pada Ikrar Suciku Padamu
Tenanglah.
Aku Masih Setia
Dan Akan Tetap Setia Hingga Akhir Hayat
Tak Lagi Menjadi Milik kita
Tetaplah.
Menjadi Dirimu yang kucinta
Saling Menjaga Setia
Hingga Maut Memisahkan kita
Lalu Untuk Apalah Aku Mencari Yang Lain
Satu Saja Cukup Untuk Ku Jalani
Kamu Saja Sudah Cukup Untuk Menerangi Hidupku
Jika Dengan Menghianatimu Aku Merasakan kesenangan
Pasti Akan ku Ingkari Itu
Tak kan Tega ku Lakukakn Itu Padamu
Tak kan Mungkin ku Ingkari Pada Ikrar Suciku Padamu
Tenanglah.
Aku Masih Setia
Dan Akan Tetap Setia Hingga Akhir Hayat
Tak Lagi Menjadi Milik kita
Tetaplah.
Menjadi Dirimu yang kucinta
Saling Menjaga Setia
Hingga Maut Memisahkan kita
Diposkan oleh
Uun Nurdiyanto
Cinta..
Dapatkah hati mentafsir mimpi
Berlari-lari mengejar memori
Mengikat kasih jalinan suci
Membakar jiwa yang penuh arti
Cinta..
Mimpi hanya mainan malam berlalu pergi
Tatkala fajar menghulur realiti
Menghurai makna di kamar hati
Menemani diri menangisi sepi
Dapatkah hati mentafsir mimpi
Berlari-lari mengejar memori
Mengikat kasih jalinan suci
Membakar jiwa yang penuh arti
Cinta..
Mimpi hanya mainan malam berlalu pergi
Tatkala fajar menghulur realiti
Menghurai makna di kamar hati
Menemani diri menangisi sepi
Diposkan oleh
Uun Nurdiyanto
saat daun kering berjatuhan
angin kemarau membelai diri
ku terdiam terpaku
saat kau memilih tinggalkan ku
tapi tak mengapa
ku tak membendung tangis
kepergianmu
anugrah bagiku
semoga kau temukan kebahagiaan disana
bersamanya lalui dunia
kini ku bahagia bersama sepi
tiada yang lebih baik darimu
selain seseorang yang mau mengerti diriku
kini ku larut dalam pencarian terakhir
kuyakin Tuhan bersamaku
angin kemarau membelai diri
ku terdiam terpaku
saat kau memilih tinggalkan ku
tapi tak mengapa
ku tak membendung tangis
kepergianmu
anugrah bagiku
semoga kau temukan kebahagiaan disana
bersamanya lalui dunia
kini ku bahagia bersama sepi
tiada yang lebih baik darimu
selain seseorang yang mau mengerti diriku
kini ku larut dalam pencarian terakhir
kuyakin Tuhan bersamaku
Cerita Kita. Diberdayakan oleh Blogger.