Tampilkan postingan dengan label Cerpen Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen Keluarga. Tampilkan semua postingan

Dan Untukmu Para Suami

Jika kau dapati istrimu mudah marah,
 redamkanlah dan pahamilah.
mungkin itu karena ia lelah.

Jika istrimu tak lagi secantik dulu saat malam pengantinnya, resapilah.
Dentingan hari berganti yang ia lakukan
hanyalah berkutat dengan menyiapkan kebutuhanmu
merawat putra-putrimu
hingga ia tak sempat memanjakan

Category: 0 komentar Print and PDF

Pengorbanan Seorang Istri

#Cinta itu butuh kesabaran.
Sampai dimanakah kita harus bersabar menanti cinta kita?
Hari itu.. aku dengannya berkomitmen untuk menjaga cinta kita…
Aku menjadi perempuan yg paling bahagia…
Pernikahan kami sederhana namun meriah…
Ia menjadi pria yang sangat romantis pada waktu itu.
Aku bersyukur menikah dengan seorang pria yang shaleh, pintar, tampan & mapan pula.

Ketika kami berpacaran dia sudah sukses dalam karirnya. Kami akan berbulan madu di tanah suci, itu janjinya ketika kami berpacaran dulu… Dan setelah menikah, aku mengajaknya untuk umroh ke tanah suci.

Category: 1 komentar Print and PDF

Utamakanlah Ibu Daripada Istrimu

Kisah nyata datang dari zaman Nabi, dimana ada seorang pemuda yang bernama Alqomah yang selalu rajin beribadah. Ia rajin sholat, puasa, sedekah, dan melakukan sholat-sholat sunnah. Ia tak pernah meninggalkan sholatnya, dalam keadaa apa pun.

Suatu hari, Alqomah jatuh sakit parah, lalu menurut salah satu sahabatnya, Alqomah sedang menghadapi sakaratul maut. Namun, para sahabatnya heran kenapa Alqomah tidak bisa mengucapkan lafadz syahadat saat akan menjelang kematiannya. Sepertinya lidah Alqomah telah terkunci untuk mengatakan lafadz syahadat.
Category: 0 komentar Print and PDF

Surat Dari Ibu Dan Ayah

Anakku.

Ketika aku semakin tua,
aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku.

Suatu ketika aku memecahkan piring atau menumpahkan sup di atas meja,
karena penglihatanku berkurang, aku harap kamu tidak memarahiku.

Orang tua itu sensitif selalu merasa bersalah saat kamu berteriak.
Ketika pendengaranku semakin memburuk dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan, aku harap kamu tidak memanggilku "tuli",
mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya.

Maaf, Anakku.
Category: 0 komentar Print and PDF

Alasanku Berhenti Menjadi Wanita Karir

Saya bekerja di kantor, mungkin tak perlu saya sebutkan nama kantornya. Gaji saya 7 juta/bulan. Suami saya bekerja sebagai penjual roti bakar di pagi hari dan es cendol di siang hari. Kami menikah baru 3 bulan, dan kemarinlah untuk pertama kalinya saya menangis karena merasa durhaka padanya. Kamu tahu kenapa ?

Category: 0 komentar Print and PDF

Gila Karena Cinta

“Mak… Aku minta kawin.” Suara itu terdengar parau menyayat hati, sepasang bola mata gadis malang itu terlihat membentuk lorong.


Category: 0 komentar Print and PDF

7 Rahasia Mendidik Anak




       7 Rahasia Mendidik Anak dari Ustdz Farid Ahmad !

1. Jika melihat anakmu menangis,
jangan buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis, adalah menunduk.
Category: 0 komentar Print and PDF

Memberimu Lebih

Istriku, aku ingin memberimu lebih… Lebih banyak waktu untukmu tertidur lelap. Mungkin kau tak perlu bangun terlalu pagi. Aku bisa menyiapkan semuanya sendiri: Sarapan, kemeja dan celana, sepatu, atau apa saja yang kubutuhkan sebelum pergi. Kamu boleh tidur lagi setelah shalat Subuh, tidak apa-apa, kok. Kamu memang perlu mengistirahatkan tubuhmu lebih lama, memejamkan matamu lebih tenang, karena setiap malam kamu harus lebih sering terjaga untuk menidurkan dan menenangkan bayi kita.
Category: 0 komentar Print and PDF

Istri itu Pendamping Bukan Pembantu

Di Subuh yang dingin...ku dapati Ibu sudah sibuk memasak di dapur.

"Ibu masak apa? Bisa ku bantu?"

"Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan Bapak" sahutnya.

"Alhamdulillah.. mantab pasti.. Eh Bu.. calon istriku kayaknya dia tidak bisa masak loh..."

Category: 0 komentar Print and PDF

Rahasia Besar Seorang Ayah



Mungkin ibu lebih kerap menelpon untuk menanyakan keadaanku setiap hari, tapi apakah aku tahu, bahwa sebenarnya ayahlah yang mengingatkan ibu untuk meneleponku?

Semasa kecil, ibukulah yang lebih sering menggendongku. Tapi apakah aku tau bahwa ketika ayah pulang bekerja dengan wajah yang letih ayahlah yang selalu menanyakan apa yang aku lakukan seharian, walau beliau tak bertanya langsung kepadaku karena saking letihnya mencari nafkah dan melihatku terlelap dalam tidur nyenyakku. Saat aku sakit demam, ayah membentakku “Sudah
Category: 0 komentar Print and PDF

Bolehkah Aku Membeli Waktu Papa 1 jam saja ?



Pada suatu hari, seorang Ayah pulang dari bekerja pukul 21.00 malam. Seperti hari-hari sebelumnya, hari itu sangat melelahkan baginya. Sesampainya dirumah ia mendapati anaknya yang berusia 8 tahun yang duduk di kelas 2 SD sudah menunggunya di depan pintu rumah. Sepertinya ia sudah menunggu lama. ”Kok belum tidur?” sapa sang Ayah pada anaknya.

Category: 0 komentar Print and PDF

Pakaian Istri Adalah Kemuliaan Suami

Semakin banyak pria yang terang-terangan menghina istri di depan orang lain atau di sosial media. Begitu juga dengan wanita, makin banyak yang tak sungkan mengungkapkan keburukan suami di depan teman-teman atau melalui status sosial media. Maka jadikan tulisan ini sebagai bahan renungan untuk Anda.
****
Saya memiliki seorang teman yang terbiasa menjadikan istrinya sebagai bahan lelucon. "Bawel banget, lu! Kayak bini gue!" Katanya suatu hari. Di lain kesempatan, dengan bangga dia menghina istrinya sendiri dan menganggapnya sebagai sesuatu yang lucu, katanya, "Gendut-gendut gitu juga bini gue! Gue tidur nggak perlu nyari kasur!"
Category: 0 komentar Print and PDF

Aku Terpaksa Menikahinya (Kisah Inspirasi)



Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki :

Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.
Category: 0 komentar Print and PDF

Ibu

Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya.
Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.
Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?”
”Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu
“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.
Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi.
Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.
“Adaapa nona?” Tanya si pemilik kedai.
Category: 0 komentar Print and PDF

Ternyata Ibu Peduli

Namaku wilania. Aku adalah anak kedua dari dua bersaudara. Umurku kini 15 tahun. Aku tinggal dengan keluarga yang berkecukupan. Ayahku bernama Jaenal, beliau berumur 49 tahun. Ayahku sudah dua tahun bekerja di Jepang sebagai businessman dan ia pulang ke rumah hanya tiga bulan sekali. Lalu ibuku bernama Ayira, beliau berumur 44 tahun. Dan kakakku bernama Meiriska Hanna, dia berumur 17 tahun.

Hari semakin gelap dan hujan turun membasahi kami yang sedang menunggu jemputan. Menunggu sampai sore dan akhirnya jemputan kami datang. “huh… Gimana sih pak. Kok lama banget datangnya?” tanya kak Hanna, panggilanku untuknya. “iya… Maaf mba, tadi ban mobilnya bocor”. Jawab pak Karim, sopir pribadi keluarga kami. Setelah beberapa menit di perjalanan menuju rumah, akhirnya tiba juga di rumah
Category: 0 komentar Print and PDF
Cerita Kita. Diberdayakan oleh Blogger.